Press the Word

press this

back up power

sutet

Tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan akan listrik sudah tidak dapat ditawar lagi. Semua orang tidak dapat bekerja tanpa listrik. Cuaca yang tidak mendukung, curah hujan sangat tinggi ditambah layanan listrik dari PLN yang “byar-pet”. memaksa kita untuk membuat back-up power agar semua orang dapat bekerja dengan tenang dan yang jelas biar aku bisa tidur dengan nyenyak. zzZZzzz…zzZZzzz…

Rencana awal adalah membuat back-up power untuk server. Tepatnya rak server, isinya ada UPS APC5000, beberapa biji bladeserver, beberapa tumpuk NAS, dua monitor LCD, dan beberapa switch. Gampang! diukur kebutuhannya beli genset (type otomatis) yang powernya lebih gede, selesai masalah. Ok, langsung diukur saja kebutuhannya, (tang ampere diterjunkan, dari yang analog sampe yang digital; dari yang baru, barang seken sampe barang pinjeman) dapat angka 11A!

Mari belajar berhitung

11A . 220V= 2420VA sama juga dengan 2420watt. Plus antisipasi “angkatan” dan spare kapasitas diputuskan memilih genset dengan output 5kw. 5000watt>2420watt secara teori ngga masalah, lebih dari dua kali-nya. Tanya info disana-sini, nge-test sana-sini, akhirnya dapet juga genset merk EXXO diesel 5kw otomatis+silent. Lumayan canggih, begitu listrik PLN mati dalam 5detik genset akan hidup sendiri, dan vice versa.

Genset dibawa pulang, trus diinstal seperti gambar dibawah..

Permasalahan pertama mulai terjadi. Setelah di test koq UPS (merk APC5000) ngga mau ngangkat yaa?? padalah di petunjuk manualnya cuma butuh 3750watt max! aneh..?!! Mulailah berteori lagi; kecurigaan pertama masalah instalasi ngga beres, kedua masalah kabel kurang gede (NYMHY 3×2.5), ketiga masalah otomatis yang error, atau yang terakhir masalah genset! Evaluasi demi evaluasi test sana-sini, tang ampere (ngga cuma satu), multitester berbagai merk digital maupun analog semua dikerahkan. Kesimpulannya tidak ada yang error. berarti ini masalah output genset yang tidak sesuai dengan speknya!

Tokonya menipu!

Dateng ke toko dengan muka garang!, dijelaskan dengan detail masalahnya; ok saya kirim teknisi untuk mengecek. teknisi pertama datang, hasilnya; ohh ini gensetnya tidak normal. tidak ada gejala kelebihan beban tapi tidak kuat ngangkat. Saya kembali lagi ke toko untuk meminta pertanggung jawaban. “Ok genset saya replace”, lebih dulu ditest disini dengan beban maksimal. genset dibebani dengan mesin potong “cut-off” 3500watt + gerinda 1500watt; total 5000watt dan genset enteng-enteng saja.

Genset di replace..

Ditest lagi seperti test diawal tulisan ini. lohh koq tetep ngga ngangkat?? aneh..?!!(untuk yang kedua kalinya) Antara teori dan praktek koq beda?? Balik lagi ke tokonya, dapat solusi berguna; 1.coba test dengan stavolt, 2.coba cari info ke vendor UPS (APC), 3.coba dengan ups merk laen 4.coba dengan genset 10kva!

Test pertama, pake stavolt 6kva, hasilnya: nihil! test kedua +test ketiga bareng, hasilnya dengan ups merk lain koq bisa running normal?? ternyata(jawaban APC langsung diemail dari APC.com) APC punya semacam alat untuk mendetek power, apabila menggunakan genset, minimal 1,5x 5000watt (minimal 7500watt) harus dicapai oleh genset untuk bisa diteruskan. walaupun sebenarnya kebutuhannya hanya 2420 watt!!! alatnya terlalu canggih!

walah memutar otak lagee….

setelah berdebat dan berteori, dimunculkan beberapa formula “modifikasi” instalasi genset;

1. Mengganti UPS dengan merk selain APC. Opsi pertama merk ICA3200va. setelah dilihat dan dipelajari ternyata ada jeda waktu selama 4ms sesaat setelah listrik mati. untuk penggunaan wajar ngga masalah, lah ini penggunaannya ngga wajar (extra sensitif device) selain itu, UPS APC-nya jadi mubazir ngga dipake.

Opsi ini untuk opsi terakhir kalau opsi laennya gagal.

2. Memodifikasi UPS APC listrik dari genset tidak untuk menyuplai UPS tapi untuk men-charge battery-nya saja. Gambar attach…. vendor APC di-email lagi, gimana klo APC dimodifikasi spt gambar dibawah??

jawabannya: beresiko tinggi! akan terjadi overcharge, kemungkinan terburuk battery bisa meledak dan akan menggugurkan klaim garansi. wahh gawat..resiko terlalu tinggi.

2. Mempelajari server yang disuport oleh UPS tadi. hasilnya “power supply” server redundant! ada dua input listrik. coba ditest, kabel 1 dicabut ehh tetep idup. kabel 1 ditancepin lagi trus kabel 2 dicabut loh tetep hidup juga. bagaikan mendapat seberkas cahaya dimalam gelap gulita. rencana disusun lagi dengan bekal ilmu redundant power supply spt dibawah ini

redundant

test lagi, lagi lagi test “it works!!”

nah sekarang ada opsi lagi untuk menambah satu lagi ups(bukan merk APC rencananya merk ICA) agar rencana redundant power ini semakin sempurna.

February 15, 2008 - Posted by | network

14 Comments »

  1. om, genset-nya ok jg kyknya. brp harganya om? beli dimana? minta alamat lengkapnya dong om? apa purna jualnya bagus (ada dealer resmi, spare part, dll)? tks ya om

    Comment by iwan | July 15, 2008 | Reply

  2. itu genset bikinan cungkok merk exxo, sudah ISO. tokonya berani garansi servis. untungnya, mesin didalamnya persis plek dengan honda, jd klo masalah spare part tinggal ganti aja dengan honda. harga wajarnya sekitar 10jt. beli di jogja

    Comment by rockytovan | July 16, 2008 | Reply

  3. Salam persahabatan
    trima kasih atas informasinya mengenai ups apc dan gensetnya .saya sangat setuju dengan pendapat anda,masalahnya yang muncul skr ,kalau menggunakan dua server dengan perangkat yg lebih besar,yg saya pertanyakan outputnya dari ups itu kan cuma satu kabel saja .apakah bisa output ups itu di berikan mcb lagi ,masalahnya kalau pake stecker saja takut ada consleting.kalau sdh conslet berarti server mati ups mati.skr bagai mana cara kalau terjadi consletng di server agar ups tdk mati ??? cuman itu saja dari saya dan trima ksih.
    saya tunggu inputan nya ,

    Syaifur R
    putra bali

    Comment by Syaifur R | August 19, 2008 | Reply

  4. salam..
    dua server atau dua rack server? kalau dua rack server sepertinya koq maksa banget yaa.. secara teori selama beban keduanya digabungkan masih dibawah “VA”-nya ups, pasti masih mampu. pemberian mcb memang lebih baik, tapi sepertinya menjadi mubazir, karena namanya server kan tidak pernah colok-cabut. btw emang servernya sering konslet yaa..
    hehehe..

    Comment by rockytovan | August 20, 2008 | Reply

  5. jadi intinya yang penting adalah power supplynya
    apakah yang dengan power supply redundant
    apakah power supplynya mempunyai 2 input listrik
    sehingga dapat mengatur power yang diinputnya yang kalau port listrik 1 mati langsung pindah ke port 2 yang berasal dari ups

    Comment by jo84068406 | September 29, 2008 | Reply

    • redundant disini bukan dalam arti saling mengganti, tapi bersama-sama. baik itu port1 dan port2 sama-sama menyuplai listrik.

      Comment by rockytovan | February 4, 2009 | Reply

  6. Salam kenal pak.
    Bisa bantu kami, saya punya server yang harus nyala 24 jam nonstop (online). Langsung aja pak pada permasalahan, saya punya genset sama persis seperti di atas, cuma beda type mungkin di genset saya tidak ada ats. Apakah genset saya tersebut bisa dibuat ats. Mohon bantuanya. Genset, Ups dan regulator saya sudah ada semua, pokoknya tidak ada yang tidak sama dari tulisan bapak, hanya beda di type genset tidak ada atsnya. Sekali lagi mohon pencerahaanya.

    Salam,
    Cancer M, Cirebon

    Comment by cancer | February 3, 2009 | Reply

    • salam buat om cancer,
      beli box ats, yang sudah jadi harganya sekitar 500rb-an. dia sudah bisa mentransfer listrik dari PLN ke genset secara otomatis. juga sudah ada trigger untuk start genset. permasalahannya trigger start untuk genset mau disambung kemana..?
      memang harus akal mengakali. menurut saya:
      1. coba test kabel2 box ats, dengan multitester. cari mana yang sekiranya sebagai trigger start genset.
      2. jumper kabel kontak start genset, coba sambungkan dengan trigger dari kabel ats.
      permasalahannya setelah PLN hidup dan genset harus mati. gimana cara..?? ya memang harus trial dan error, pasti diantara kabel dari ats ada trigger untuk mematikan juga.
      selamat berkreasi..

      Comment by rockytovan | February 4, 2009 | Reply

  7. mas…fungsinya regulator ntu buat paan?
    trus gensetx perlu dset timerx ga?
    tolong dijelasin dunk..thax b4

    Comment by surniah | April 30, 2009 | Reply

    • regulator? saiya ndak mbahas regulator jeh.
      untuk timer, coba dilihat lihat lagi di pos saya ttg listrik njeglek.

      Comment by rockytovan | April 30, 2009 | Reply

  8. mas.., gimana dengan genset exxo-nya, sy juga rencana mw beli. apakah recommended? bunyinya bising gak?

    Comment by khalil | October 14, 2009 | Reply

    • lumayan, sampe sekarang masih bandel, ATS-nya juga masih lancar. Worth-lah..
      Bunyi, tidak mengganggu, tapi masih terdengar..

      Comment by rockytovan | October 15, 2009 | Reply

  9. Brother, di jogja yang jual genset ini di toko mana? kebetulan mo cari genset yang ATS. tq

    Comment by bizzul | August 24, 2010 | Reply

    • MAYAR, diponegoro

      Comment by rockytovan | August 25, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: